Pelindo I Gandeng PT Djakarta Lloyd (Persero) untuk Optimalisasi Bisnis


SIARAN PERS

Bagian Humas PT Djakarta Lloyd (Persero)


Jakarta, 29 November 2017 – PT Djakarta Lloyd (Persero) dan PT Pelindo I (Persero) gandeng Badan Usaha Milik Negara (BUMN) tingkatkan layanan publik. Kerjasama antara dua pihak diwujudkan dalam bentuk Penandatanganan Head of Agreement (HOA) pada Rabu (29/11). Penandatanganan kerjasama antar dua belah pihak dilakukan langsung oleh Direktur Utama PT Djakarta Lloyd (Persero) Suyoto dengan Direktur Utama Pelindo I Bambang Eka Cahyana disaksikan oleh Deputi Bidang Usaha Konstruksi Sarana dan Prasarana Perhubungan Ahmad Bambang di Gedung Kementerian BUMN, Jakarta.

Ahmad Bambang menjelaskan kerjasama antar BUMN ini merupakan perwujudan dari semangat Kementerian BUMN untuk saling bersinergi sesama BUMN untuk saling memanfaatkan peluang bisnis, kompetensi dan aset yang dimiliki guna menghasilkan layanan yang saling menguntungkan dan menciptakan nilai tambah.

Pelindo I melibatkan Anak Perusahaan menandatangani Perjanjian Kerjasama dengan PT Djakarta Lloyd (Persero) untuk melaksanakan kerjasama pemasaran pelayanan jasa pemanduan Selat Malaka- Selat Singapura dan perairan Sabang sampai ke perairan Horsburgh (dan sebaliknya) dan di sekitar perairan Selat Malaka. Dengan ini maka kedua belah pihak bersepakat untuk mensinergikan sumber daya yang dimiliki.

Perjanjian Kerjasama yang telah berlangsung pada Rabu (29/11) di Kementerian BUMN Lt. 21 tidak hanya antara Pelindo I dan DL, namun Pelindo I juga menggandeng BUMN lain untuk melakukan kerjasama diantaranya Adhi Karya, Pelindo II, Bank BNI, Bank BRI, Bank Mandiri, BCA, Perum Produksi Film Negara, Jasindo, Taspen, Askrindo, PP, Balai Pustaka, dan Antara.

Deputi Bidang Usaha Konstruksi dan Sarana dan Prasarana Perhubungan (KSPP) Kementerian BUMN, Ahmad Bambang mengatakan, untuk membangun negara membutuhkan kerja sama semua pihak termasuk BUMN dan swasta. “Sudah saatnya kita berkolaborasi dengan semua pihak, tidak hanya dengan BUMN tapi juga melibatkan swasta. Melalui sinergi ini, diharapkan kualitas layanan untuk publik dari BUMN dapat ditingkatkan,” jelas Ahmad Bambang